Axioo merupakan produsen Laptop/Notebook yang cukup di kagumi atau cukup banyak dinikmati oleh para konsumen teknologi di Indonesia, karena selain harganya yang cukup murah (Seri Neon), juga memberikan perangkat dengan fitur yang cukup lengkap dengan performance yang cukup tinggi pula. Tapi, hal tersebut kurang bekerja dengan baik pada pemilihan VGA, VGA Axioo rata-rata menggunakan vendor VIA, yang notabene kurang terkenal dan kurang memiliki performance yang lebih.
Menurut, dokumentasi dari VIA sendiri sebenarnya Chipset VGA yang digunakan pada Laptop/Notebook Axioo adalah seri Chipset yang juga High End dan termasuk dalam S3 Graphic Chipset yang mendukung 3D Accelerrated. Hal itu memang nyata terbukti saat konsumen menggunakan system operasi Microsoft Windows, bahkan kabarnya Windows Vista pun dapat berjalan dengan baik. Pengalaman ku menggunakan Windows XP SP3 saat aku install Deskspace 3D, aplikasi tersebut berjalan dengan lancar tanpa halangan apapun, saat aku menjalan mode CUBE layaknya compiz di Linux juga berjalan dengan baik tanpa gannguan ataupun lambat. Desktop berubah menjadi 6 bagian, tapi hal itu tidak secantik Compiz Fusion di Linux. Walapun seperti itu tapi, bagi orang-orang teknik di bidang IT, pasti tidak akan menggunakan Windows tersebut, banyak alasan mengapa Windows ditinggalkan, mulai dari Virus, systemnya yang sekarang sering terjadi crash, dan yang paling utama adalah karena Windows sangat Mahal. Dan kalaupun menggunakan versi bajakan, bisa kena penyapuan dari pihak Microsoft. Maka dari itu Linux merupakan tempat yang tepat untuk mengatasi segala masalah tersebut. Tapi sayang, VGA VIA tidak berjalan mulus dengan Accelerrator system OpenGL. Kalau menurut ku sebenarnya, memang VGA VIA itu adalah VGA yang sudah cukup bagus. Ketika aku lihat di forum tkArena situs viaarena sudah menyediakan driver Linux untuk mensupport OpenGL, tetapi rata-rata hanya pada Linux versi lama. Semisal Ubuntu 7.04, bahkan dokumentasi di viaarena menyatakan bahwa untuk mendukung 3D accelerrated dapat menggunakan Fedora Core 5/6/7. Itu berarti sebenarnya VIA sudah dapat men-support Linux maupun OpenGL mungkin hanya saja source code VGA nya yang masih tertutup. Hal ini membuat para penikmat Linux kecewa ketika ingin mencoba Linux di Laptop mereka dengan menggunakans Chipset VGA dari VIA.
Akan tetapi, tidak selamanya source kode dari VIA itu akan tertutup. Banyak dari forums ubuntu yang mencoba meng-compile beberapa script dan pengaturan di bagian /etc/X11/xorg.conf untuk mendapatkan yang terbaik. Dan usaha mereka tidak sia-sia banyak yang sudah dapat menginstall Ubuntu bahkan untuk versi terbaru yaitu Ubuntu 8.04 dan 8.10, termasuk aku yang sekarang menggunakan Ubuntu 8.10. Laptopku tidak bagus aku menggunakan Axioo TVR718P dengan Chipset VGA VIA Chrome9 HC IGP CN896CE/VN896/P4M900+VT8237A. Awal menginstall aku memang tidak berhasil, ternyata kalo pake laptopku install ubuntu tersebut tidak secara normal installation, harus memlalui safe mode, jadi disini bagi yang mempunyai laptop ataupun chipset VGA yang sama dengan aku tidak akan pernah dapat untuk menikmati Live CD dari Linux ubuntu, atau juga Linux dengan versi kernel terbaru lainnya. Jadi terpaksa harus langsung di install itupun pake safe mode. Beruntungnya aku sudah tau duluan bagaimana seluk-beluk Linux Ubuntu jadi tidak ada keraguan untuk menginstallnya.
Baik langsung keprosedur penginstallannya. Bagi yang belum tau Linux Ubuntu dimohon untuk mempelajari dulu atau cari tahu dulu, tapi aku yakin yang memabca panduan ini pasti adalah orang yang sudah mengerti Linux Ubuntu dan ingin mencobanya. Dalam prosedur kali ini kita akan menginstall Ubuntu 8.10 kedalam Laptop Axioo dengan VGA Chipset CN896CE/VN896/P4M900 + VT8237A.
-
Siapkan CD/LiveCD Installation dari Ubuntu tersebut (aku pakai 8.10)
-
Nyalakan Laptop dan gunakan boot melalui CD (dapat diatur melalui BIOS)
-
Setelah boot berhasil akan ditampilkan pada sebuah menu dan pemilihan bahasa (dalam hal ini aku memilih bahasa Indonesia)
-
Langsung saja arahkan sorotan ke Install Ubuntu
-
Tekan F4 untuk memilih mode dan pilih Safe Mode
-
Setelah itu tinggal Enter dan tunggu proses.
Pada saat tampilan installasi muncul sepertinya VGA VIA sudah terdeteksi, tapi memang ternyata sudah terdeteksi hanya saja belum bekerja dengan baik.
Lakukan installasi sesuai dengan prosedur dan pengaturan kamu. Setelah selesai install, system akan meminta reboot, dari situ kamu pasti menemui layar freze dengan piksel pecah putih. Memang itulah VGA VIA, yang tidak terdeteksi dengan normal. Oleh karena itu anda tidak akan mungkin menjalankan mode GUI setelah instalasi ini. Karena tidak bisa setting lewat GUI kita gunakan mode terminal atau biasa disebut mode teks. Pada GRUB menu pilih (recovery mode), setelah itu kita akan dihadapkan pada menu lagi, pilih saja Drop to root maka kita akan masuk pada command, diamana posisi kita sebagai root.
Setelah itu gunakan perintah nano untuk meng-edit file xorg.conf di /etc/X11
# nano /etc/X11/xorg.conf
(bisa juga menggunakan perintah yang lain, semidal vi editor atau gedit)
edit file isinya sesuai dengan script di bawah ini :
==============================================================================================
#edited by tzetta, jt
# xorg.conf (X.Org X Window System server configuration file)
#
# This file was generated by dexconf, the Debian X Configuration tool, using
# values from the debconf database.
#
# Edit this file with caution, and see the xorg.conf manual page.
# (Type “man xorg.conf” at the shell prompt.)
#
# This file is automatically updated on xserver-xorg package upgrades *only*
# if it has not been modified since the last upgrade of the xserver-xorg
# package.
#
# If you have edited this file but would like it to be automatically updated
# again, run the following command:
# sudo dpkg-reconfigure -phigh xserver-xorg
# commented out by update-manager, HAL is now used
Section “InputDevice”
Identifier “Generic Keyboard”
Driver “kbd”
Option “XkbRules” “xorg”
Option “XkbModel” “pc105″
Option “XkbLayout” “de”
EndSection
# commented out by update-manager, HAL is now used
Section “InputDevice”
Identifier “Configured Mouse”
Driver “mouse”
Option “CorePointer”
EndSection
# commented out by update-manager, HAL is now used
Section “InputDevice”
Identifier “Synaptics Touchpad”
Driver “synaptics”
Option “SendCoreEvents” “true”
Option “Device” “/dev/psaux”
Option “Protocol” “auto-dev”
Option “HorizEdgeScroll” “0″
Option “SHMConfig” “true”
EndSection
Section “Device”
Identifier “Configured Video Device”
Driver “openchrome”
Option “ActiveDevice” “LCD,CRT”
Option “NoDDCValue” “true”
Option “XaaNoImageWriteRect” “true”
Option “SWCursor” “true”
EndSection
Section “Monitor”
Identifier “Configured Monitor”
Option “PreferredMode” “1280×800″
EndSection
Section “Screen”
Identifier “Default Screen”
Monitor “Configured Monitor”
Device “Configured Video Device”
DefaultDepth 24
SubSection “Display”
Depth 24
Modes “1280×800″
EndSubSection
EndSection
Section “ServerLayout”
Identifier “Default Layout”
Screen “Default Screen”
# commented out by update-manager, HAL is now used
InputDevice “Synaptics Touchpad”
EndSection
Section “Files”
ModulePath “/usr/lib/xorg/modules”
FontPath “/usr/share/fonts/X11/misc”
FontPath “/usr/share/fonts/X11/cyrillic”
FontPath “/usr/share/fonts/X11/100dpi/:unscaled”
FontPath “/usr/share/fonts/X11/75dpi/:unscaled”
FontPath “/usr/share/fonts/X11/Type1″
FontPath “/usr/share/fonts/X11/100dpi”
FontPath “/usr/share/fonts/X11/75dpi”
FontPath “/var/lib/defoma/x-ttcidfont-conf.d/dirs/TrueType”
EndSection
Section “Module”
Load “dbe”
Load “extmod”
Load “dri”
Load “xtrap”
Load “record”
Load “glx”
EndSection
Section “Device”
### Available Driver options are:-
### Values: <i>: integer, <f>: float, <bool>: “True”/”False”,
### <string>: “String”, <freq>: “<f> Hz/kHz/MHz”
### [arg]: arg optional
#Option “PrintVGARegs” # [<bool>]
#Option “PrintTVRegs” # [<bool>]
#Option “I2CScan” # [<bool>]
#Option “VBEModes” # [<bool>]
#Option “NoAccel” # [<bool>]
#Option “AccelMethod” # <str>
#Option “ExaNoComposite” # [<bool>]
#Option “ExaScratchSize” # <i>
#Option “SWCursor” # [<bool>]
#Option “ShadowFB” # [<bool>]
#Option “Rotate” # [<str>]
#Option “VideoRAM” # <i>
#Option “ActiveDevice” # [<str>]
#Option “BusWidth” # [<str>]
#Option “Center” # [<bool>]
#Option “PanelSize” # [<str>]
#Option “ForcePanel” # [<bool>]
#Option “TVDotCrawl” # [<bool>]
#Option “TVDeflicker” # <i>
#Option “TVType” # [<str>]
#Option “TVOutput” # [<str>]
#Option “DisableVQ” # [<bool>]
#Option “DisableIRQ” # [<bool>]
#Option “EnableAGPDMA” # [<bool>]
#Option “NoAGPFor2D” # [<bool>]
#Option “NoXVDMA” # [<bool>]
#Option “VbeSaveRestore” # [<bool>]
#Option “DisableXvBWCheck” # [<bool>]
#Option “MaxDRIMem” # <i>
#Option “AGPMem” # <i>
Identifier “Card0″
Driver “openchrome”
VendorName “VIA Technologies, Inc.”
BoardName “CN896/VN896/P4M900 [Chrome 9 HC]”
BusID “PCI:1:0:0″
EndSection
Section “Screen”
Identifier “Screen0″
Device “Card0″
Monitor “Monitor0″
SubSection “Display”
Viewport 0 0
Depth 1
EndSubSection
SubSection “Display”
Viewport 0 0
Depth 4
EndSubSection
SubSection “Display”
Viewport 0 0
Depth 8
EndSubSection
SubSection “Display”
Viewport 0 0
Depth 15
EndSubSection
SubSection “Display”
Viewport 0 0
Depth 16
EndSubSection
SubSection “Display”
Viewport 0 0
Depth 24
EndSubSection
EndSection
==============================================================================================
setelah itu save, kemudian silahkan masuk mode grafik dengan mengetikkan perintah
# init 5
sekarang kamu sudah bisa menikmati desktop ubuntu dengan tenang.
Atau jika kamu ingin baca tutorialnya bisa kamu Download dengan klik tulisan di bawah ini
DOWNLOAD Ubuntu di Axioo.pdf
————————————————————————————————————————-
Tambahan
————————————————————————————————————————-
Atau Replace /etc/X11/xorg.conf dengan configurasi file yang bisa kamu Download, klik tulisan di bawah ini
DOWNLOAD xorg.txt
untuk me-replace bisa gunakan perintah < cp > tapi sebelumnya kamu harus simpan file xorg.txt yang sudah kamu Download ke media penyimpanan semisal Flash Disk, setelah itu mount di /mnt perhatikan perintah berikut ini :
( tancapkan Flash Disk ke USB port)
# mount /dev/sdb1 /mnt/
Kemudian copy file xorg.txt yang sudah kamu simpan tadi ke System dengan perintah berikut :
# cp /mnt/xorg.txt /etc/X11/xorg.conf
(ingat syaratnya boot pake Recovery Mode trus gunakan opsi Drop to root) Setelah semua selesai langsung gunakan perintah
# init 5
maka akan muncul desktop Ubuntu 8.10 Enjoy…..
————————————————————————————————————————-
Screenshot dari laptop q

Desktop

Mozilla dan File Manager